angin malam dan dinginnya hari
seolah mengerti akan kegundahan diri
yang tak mampu menahan pedihnya hati
menerima kenyataan ini
darah ini berhenti mengalir
jantung pun berhenti berdetak
saat harus melepas diri
dari hangatnya pelukan
sahabat,
disaat badai menerjang
kau datang membawa kedamaian
disaat diri ini tenggelam dalam kegelapan
kau hadir laksana bulan yang menghiasi malam
terima kasih Tuhan
Kau tlah menciptakan sahabat yang istimewa bagiku
persembahan terindah
untukmu sahabat
sahabat
22.01 |
Read User's Comments0
Langganan:
Postingan (Atom)





